24 November 2009 ~ 0 Comments

POWER HOUSE in You

Powerhouse adalah kekuatan.  Kekuatan yang keluar dari dalam.  Kekuatan yang dimiliki oleh mereka yang tangguh, modern, progresif, inovatif, result oriented, adaptif dan tentu saja memiliki spirit perubahan.  Powerhouse sebagai sebuah kekuatan yang bisa dimiliki oleh siapa saja, tidak peduli siapa dia dan dari mana dia berasal.  Powerhouse berlaku buat siapa saja, baik dia sebagai sebuah organisasi, perusahaan, negara ataupun individu perorangan.

Powerhouse dapat diartikan sebagai sebuah rumah besar bagi organisasi atau badan usaha atau negara yang mampu mengayomi puluhan hingga ratusan ribu orang, baik sebagai karyawan, maupun sebagai pemasok ataupun rakyatnya.  Dampak yang ditimbulkan oleh kekuatan powerhouse ini  sangat besar bagi perekonomian dan kesejahteraan orang-orang yang berada di dalamnya.  Tanpa powerhouse tidak akan ada pesawat terbang, kereta api, mobil, motor, perjalanan ke manca negara, produk-produk kimia, alat-alat kesehatan dan obat-obatan, makanan dalam keamasan, komputer dan piranti lunaknya, besi, baja bahkan migas.  Kita memerlukan powerhouse untuk mengembangkan teknologi, mempelopori produk-produk baru yang terus dibutuhkan.

Powerhouse menciptakan inovasi, teknonologi dan sistem yang menghasilkan kemudahan dan kemajuan peradaban manusia.   Powerhouse dalam perusahaan diartikan sebagai sebuah rumah yang besar, yang yang menghidupi ratusan bahkan ribuan karyawannya.  Perusahaan powerhouse  menjadi icon suatu bangsa dan menyumbang pendapatannya kepada negara dan menciptakan kesejahteraan bagi masyrakat negara tersebut.

Setiap negara maju, pasti di dukung oleh powerhouse.  Semakin maju suatu negara makin banyak dan beragam pula powerhouse-nya.   Contoh perusahaan dalam kategori powerhouse adalah petronas perusahaan minyak negeri jiran, malaysia.  Jerman memiliki Mercedez, BMW, Audi, Siemens dan seterusnya.  Inggris memiliki Lever Brothers (Unilever) dan Mark&Spencer.  Finlandia memiliki Nokia.  Jepang didukung oleh Sumitomo, Sony, Panasonic, Honda, Toyota, Yamaha dan seterusnya.  Demikian pula dengan Korea membangun ekonominya melalui powerhouse mereka seperti Samsung, Daewoo, LG, Hyundai dan Posco.   Perusahaan-perusahaan tersebut menciptakan kesejahteraan masyakat bagi bangsanya.  Mereka adalah perusahaan hebat, besar, iconic dan luar biasa.

Powerhouse sangat penting bagi suatu negara, mengapa ?  Karena powerhouse menciptakan kesejahteraan masyarakat.  Negara tidak menciptakan kesejahteraan bagi rakyatnya.  Powerhouse lah yang menciptakannya.  Mereka mempekerjakan ribuan bahkan ratusan ribu tenaga kerja.  Mereka menciptakan lapangan pekerjaan dalam jumlah yang sangat besar.  Powerhouse menyumbang GNP dan penerimaan negara (melalui pajak dan pembangunan infrastruktur) yang sangat penting.  Powerhouse mengembangkan teknologi.  Dan Powerhouse menjadi simbol kemajuan bagi bangsanya.

Keunggulan utama powerhouse terletak pada efisiensi dan inovasinya.  Kalau dikelola dengan baik, ia dapat memiliki kemampuan menciptakan kebutuhan yang belum pernah dipikirkan oleh manusia.  Powerhouse memiliki DNA yang unggul dibanding dengan lainnya.  DNA adalah cetak biru kehidupan kita, elemen kunci yang memungkinkan diteruskannya ke kehidupan antar generasi.  Sebanyak 6 miliar orang, jika dikumpulkan DNA-nya hanya menjadi seberat satu butir beras (Kazuo Murakami).

Menjadi perusahaan powerhouse tidaklah mudah, instant dan terjadi begitu saja.  Kalau mereka (negara dan perahaan) sekarang sudah menjadi powerhouse, karena bekeja keras.  Mereka memiliki tujuan yang jelas apa yang akan mereka raih dimasa depan.  Mereka menganalisa barbagai aspek baik internal maupun eksternal yg mempengaruhi mereka.  Mereka mampu mengelola sumberdaya dan kapabilitasnya menjadi kompetensi inti yang dikelola secara terus menerus sehingga menjadi keunggulan bersaing yang berkelanjutan.

Mengambil contoh Singapure, negara tetangga Indonesia, sekarang Singapura menjadi negara yg luar biasa. Sebuah negara yg dapat dikategorikan sebagai negara powerhouse.  Padahal luas negara Singapur yg hanya sebesar DKI Jakarta, sumberdaya alam yg minim, posisi negara yg terjepit oleh negara besar Indonesia dan Malaysia.   Namun apa yang yang terjadi dan kita saksikan sekarang ?  Singapur menjadi Negara yang jauh lebih terkenal dan maju dibanding Indonesia.  Itu semua karena mereka mampu mengelola kelemahannya sebagai kekuatannya.  Mereka menjadi powerhouse dan menciptakan powerhose-powerhouse juga di dalamnya.  Powerhouse perusahannya dan powerhouse individunya.

Dibalik negara yang powerhouse dan perusahaan/organisasi yang powerhouse terdapat individu yang powerhouse.  Manusia sebagai individu mampu menciptakan keunggulan dan membangun kompetensinya untuk menjadi powerhouse.  Manusia bukan sekedar sumberdaya (human resourse) tetapi juga sebagai human capital.   Siapa saja mereka ?  Mereka adalah orang dengan sadar mengembangkan dirinya untuk membangun masa depannya.  Dan itu juga yang terjadi pada diri kita.  Apakah kita termasuk pada salah satu dari kategori individu powerhouse ? Tergantung pada seberapa besar kita mengembangkan diri kita.  Bagaimana kita membangun keunggulan kita, sehingga merupakan privilege yang hanya dimiliki oleh sedikit orang. [RPM]

Continue Reading